Siap Sukseskan Pemilu 2024, Pemprov Kalteng Optimalisasi Kinerja Instansi

Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah siap menyukseskan pelaksanaan pemilu tahun 2024 mendatang dengan mendorong optimalisasi kinerja instansi terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng Hamka di Palangka Raya, Rabu, mengatakan, kepala badan atau unit kerja yang menangani Kesbangpol dan pemerintahan desa di kabupaten dan kota se-Kalteng agar bisa memberi bantuan dan dukungan terkait hal tersebut.

“Seperti melakukan langkah-langkah konsolidasi dan kolaborasi dengan penyelenggara pemilu di daerah untuk menyamakan persepsi dan tindakan demi kesuksesan pemilu 2024,” katanya saat membacakan sambutan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dalam peluncuran Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan.

Kemudian melakukan langkah-langkah konsolidasi dan kolaborasi dengan segenap unsur pemerintahan di daerah, khususnya terkait alokasi anggaran yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan pemilu 2024.

Mengakomodasikan, mendorong atau memfasilitasi pelaksanaan program kerja serta kegiatan “Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan” yang digagas KPU RI melalui atau berkolaborasi dengan perangkat daerah yang menangani urusan pemerintahan desa dan instansi terkait.

“Sehingga target tingkat partisipasi pemilihan yang dicanangkan sebesar 77,5 persen bisa dicapai,” jelas Hamka.

Dijelaskannya, semua ini dilakukan karena sesuai amanah Surat Mendagri nomor 910/3037/Polpum tanggal 28 April 2021, maka demi kelancaran pelaksanaan tugas wewenang dan kewajiban penyelenggara pemilu, pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan bantuan dan fasilitas.

Seperti pelaksanaan pendidikan politik bagi pemilih untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu, maupun kegiatan lain yang sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan pemilu.

Sementara itu melalui peluncuran Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan tersebut, pihaknya berharap menjadi sarana silahturahmi yang baik dan menciptakan sinergi, sinkronisasi dan harmonisasi demi meningkatkan pemahaman wawasan dan partisipasi masyarakat, serta kualitas demokrasi masyarakat di Kalimantan Tengah.(Ant)