Pemda Kalteng Diminta Lengkapi Sarpras ICU COVID-19

Palangka Raya, sahabatrakyat.com  – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong agar pemerintahkabupaten dan kota di wilayah setempat melengkapi sarana dan prasarana serta SDM ICU COVID-19.

“Agar bupati dan wali kota memastikan fasilitas pendukung khususnya Intensive Care Unit atau ICU dirumah sakit yang menangani COVID-19,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Palangka Raya, Rabu.

Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk membangun gedung ICU COVID-19 dengan luas minimal 600m², serta pengadaan alat kesehatan ICU untuk 10 set tempat tidur, yakni sekitar Rp14 miliar lebih.

Alat kesehatan dimaksud, terdiri dari ventilator, mobile x-ray dr/rontgen mobile, pendant ICU, bed side monitor, HFNC, ICU bed electric, cardiac massage unit atau CPR machine, syringe pump, serta alat kesehatan penunjang. “Hal ini agar menjadi perhatian khusus, sehingga pelayanan kesehatan untuk penanganan pasien COVID-19 semakin optimal,” jelasnya.

Apabila sarpras dimaksud telah tersedia dan mencukupi, diharapkan dapat meminimalisir rujukan kerumah sakit tingkat provinsi. Ini juga sebagai upaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat khususnya yang terkonfirmasi positif.
Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Doris Sylvanus pada 12-16 Maret 2021, total pasien dirawat mencapai 1.295 orang.

Jumlah terbanyak yakni Palangka Raya 803 pasien, Kapuas 62 pasiendan Katingan 55 pasien.Sementara itu, untuk diketahui tepat pada hari ini 17 Maret 2021, Provinsi Kalimantan Tengah sudah satu tahun dalam status darurat bencana pandemi COVID-19, sejak ditetapkannya status siaga daruratpandemi COVID-19 pada 17 Maret 2020, serta selanjutnya ditingkatkan menjadi status tanggap darurat bencana pandemi. COVID-19 pada 20 Maret 2020.

Sedangkan hingga saat ini, berdasarkan data terbaru yang dirilis Satgas COVID-19 Kalteng, kumulatifk positif sebanyak 15.544 kasus, terdiri dari 13.595 sembuh, 1.550 dalam perawatan dan 399 meninggal. (Ant)