Pemkab Katingan dirikan BLK untuk hasilkan tenaga kerja berkualitas

Kasongan – Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah Hariawan mengatakan dalam waktu dekat pemerintah daerah mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) di daerah setempat.

“Peran BLK sangat penting dan strategis dalam upaya menyiapkan tenaga kerja yang berkualitas dan berkompetensi sesuai dengan kebutuhan pembangunan dan pasar kerja,” kata Hariawan di Kasongan, Kamis.

Dia menjelaskan, BLK adalah prasarana dan sarana tempat pelatihan bagi pencari kerja untuk mendapatkan keterampilan atau yang ingin mendalami keahlian di bidang masing-masing.

Bidang pelatihan yang ada pada BLK itu diantaranya elektronik, montir, perhotelan, peternakan, tata rias dan sejumlah pelatihan lain yang dapat memberdayakan masyarakat Katingan. Pesertanya merupakan generasi muda dan warga yang putus sekolah serta yang ingin mengembangkan usahanya.

Dikatakannya guna terwujudnya BLK dimaksud, Pemerintah Kabupaten Katingan saat ini sedang menggodok peraturan bupati (Perbup) tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Katingan.

Perbup yang sedang digodok tersebut untuk menindaklanjuti Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah yang terbit beberapa waktu lalu.

“Perbup tersebut begitu penting dan mendesak sebagai dasar berdirinya Balai Latihan Kerja di Katingan,” jelas dia.

Sebelumnya pada Senin (27/6) Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Katingan melaksanakan kegiatan uji publik Rancangan Peraturan Bupati tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Latihan Kerja Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Katingan.

Kegiatan uji publik yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Katingan Pransang di Aula Lantai 2 Bapelitbang setempat merupakan lanjutan dari kegiatan sinkronisasi yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Tujuannya guna kesempurnaan dan terpenuhinya persyaratan pembentukan UPTD BLK.

Hadir dalam kegiatan itu kepala organisasi perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta kepala sekolah, guru dan siswa-siswi SMK. Sebagai narasumber tim dari Kemenkumham Kalteng. (Ant)