Sempat Unggul Babak Pertama, Kalteng Putra Kalah di Kandang Sendiri

Palangka Raya – Tuan rumah Kalteng Putra berhasil dikalahkan tim PSM Makassar dengan skor 1-2 di Stadion Tuah Pahoe Kota Palangka Raya, Kalteng, dalam lanjutan babak 32 besar Piala Indonesia leg pertama, Sabtu sore.

Pelatih Kalteng Putra Gomes De Oliveira usai pertandingan tersebut mengatakan, pemain yang baru dikumpulkan selama beberapa hari tersebut bermain cukup mengimbangi permainan tim tamu. hanya saja kalah beruntung dengan tim lawan yang juga memiliki permainan juga cukup bagus.

“Tim ini masih memerlukan sejumlah pemain asing dan lokal yang memiliki kualitas. Untuk permainan tim kami cukup bagus dan intruksi yang saya mau dipraktikkan di lapangan oleh anak-anak,” kata Gomes kepada wartawan.

Untuk menghadapi leg ke-2 di Makassar pada Kamis 31 Januari 2019, tentunya pelatih asal Brazil tersebut akan mempersiapkan pemainnya untuk berlaga di leg kedua serta berusaha mencuri poin penuh di kandang lawan.

“Berkaca dari pertandingan tadi kami akan mengevaluasi permainan tim yang bermain sudah cukup bagus,” katanya.

Dalam jalannya pertandingan, Kalteng Putra selaku tuan rumah di babak pertama tampil baik dan mengimbangi permainan tim lawan yang menurunkan empat pemain asingnya sekaligus.

Ketika babak pertama berjalan selama 30 menit, tim tuan rumah mendapatkan hadiah penalti karena salah satu penyerang tim ‘Laskar Isen Mulang’ sebutan Kalteng Putra dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh salah penjaga gawang PSM Makassar Rivky D Mokodompit.

Gol melalui titik putih tersebut diambil oleh sang kapten Kalteng Putra yaitu I Gede Sukadana yang melesatkan bola ke kanan gawang musuh, tepatnya di menit 31. Akibat gol dari tim tuan rumah reaksi permainan tim lawan mulai meningkat, hingga peluit babak pertama dibunyikan kedudukan 1-0 untuk kemenangan Kalteng Putra.

Dibabak kedua, PSM Makassar yang pada babak sudah mengetahui cara bermain tim tun rumah dibabak pertama, pihaknya terus tampil menyerang. Namun tidak ada satu gol kembali terjadi.

Tim pelatih PSM Makassar mengubah cara taktik permainan para pemainnya. Mereka menarik Rasyid Bakri dan memasukan Reva Adi Utama yang memiliki umpan krosing yang cukup bagus untuk pemain asing mereka yang berpostur tinggi.

Alhasil dengan umpan krosing dari Reva Adi Utama dari sayap kiri, akhirnya membuahkan hasil sebuah gol terjadi dan sekor berubah menjadi 1-1 dari kaki penyerang mereka Zulham M Zambrun di menit 58.

Kemudian tersisa 10 menit waktu normal pertandingan, kesalahan dilakukan penjaga gawang Kalteng Putra yang di Jaga Riki Pambudi. Sehingga gol spektakuler dari pemain asing PSM Makassar Willem Jan Pluim terjadi di menit 80. Gol tersebut dilesatkan kapten tim lawan itu dari tengah lapangan, sehingga kedudukan menjadi 1-2 untuk kemenangan tim lawan.

Hingga sampai babak waktu normal dan tambahan tiga menit, pertandingan tetap dimenangkan tim tamu dengan skor 1-2.

“Dibabak pertama kami yang tidak mengetahui cara bermain tim lawan hanya bermain banyak menunggu dan bertahan saja. Setelah dibabak kedua kami mengetahui irama permainan mereka dan mengetahui mana kekurangan tim lawan, kami memanfaatkan hal tersebut sehingga tim kami bisa meraih tiga poin,” kata Asisten Pelatih PSM Makassar Imran Amirullah usai pertandingan yang membawa timnya meraup tiga poin penuh dalam turnamen Piala Indonesia. (Ant)