Gubernur: Peningkatan Pelayanan Kesehatan Tergantung Daerah

Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menilai pemerintah pusat sudah sangat banyak memberikan perhatian serta program yang berkaitan dengan sektor kesehatan di seluruh Indonesia, termasuk provinsi ini.

Sekarang tergantung pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota bisa melaksanakan berbagai program pemerintah pusat tersebut dapat diimplemtasikan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, kata Sugianto saat memimpin peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Palangka Raya, Senin.

“Harus dilihat kembali sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan, serta apakah semua unsur terlibat mensukseskannya. Dari situ bisa dilihat sejauh mana capaian pelayanan kesehaan di Kalteng,” ucapnya.

Orang nomor satu di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila itu pun mengajak pemerintah kabupaten/kota serta rumah sakit dan puskesmas, mengerahkan seluruh potensinya dalam menyelesaikan berbagai persoalan dalam hal pelayanan kesehatan.

Dia mengatakan alokasi anggaran untuk bidang kesehatan yang disiapkan oleh pemerintah Pusat maupun Provinsi Kalteng sudah cukup besar, sehingga besar juga harapan agar permasalahan kesehatan tersebut dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

“Bagaimana pelayanan harus diperhatikan. Puskesmas, rumah sakit dan tenaga kesehatan di dalamnya harus mengambil peran, khususnya yang berkaitan dengan masyarakat. Ini yang saya harapkan dimomentum peringatan HKN,” kata Sugianto.

Melalui peringatan HKN tahun 2018 ini, Pemprov Kalteng memberi penghargaan kepada puskesmas dan rumah sakit di kabupaten/kota yang mendapatkan penilaian tertinggi terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Di mana diberikan penghargaan untuk kategori rumah sakit kelas C diberikan kepada RSUD Puruk Cahu milik Pemkab Murung Raya, disusul RSUD Sukamara milik Pemkab Sukamara, dan RSUD Jaraga Sasameh milik Pemerintah Kabupaten Barito Selatan.

Sedangkan untuk rumah sakit rujukan regional terbaik pertama diberikan kepada RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun milik Pemkab Kotawaringin Barat, disusul RSUD Dr Doris Sylvanus Palangka Raya milik Pemprov Kalteng, dan terbaik ketiga diterima RSUD Dr Murjani Sampit milik Pemkab Kotawaringin Timur. (Ant)